Thursday, July 28, 2016

KYAI PLUS DUKUN, 0811156812, 08121341710 (TELKOMSEL), RUMAH SEHAT BANG IMAN, Obat Pelangsing Alami, Penyakit Ginjal, Gagal Ginjal,zaitun oil, zaitun rasmin, madu, madu penyubur kandungan, madu asli, madu penggemuk badan, madu diet, madu murni, madu murni asli, habbatussauda

KYAI PLUS DUKUN


Oleh
Ustadz Ahmas Faiz bin Asifuddin



Di tengah masyarakat Islam khususnya, sejak dahulu sudah dikenal ada tokoh-tokoh tertentu yang dapat menguasai jin dan mempunyai pengawal jin sampai puluhan, bahkan ribuan. Sekarang, sejalan dengan perkembangan dunia yang serba canggih, maka kemampuan menguasai dan menangkap makhluk kasat mata tersebut, konon dapat dipertontonkan di layar kaca. Aktifitas semacam itupun kian marak, dengan semakin banyaknya para pendusta yang berlabel kyai. Padahal sejatinya mereka adalah sebangsa paranormal.

Sesungguhnya aktifitas dan kemampuan semacam itu hanya ada di dunia perdukunan, klenik dan mistik, bukan di dunia orang-orang bertauhid. Sayangnya, banyak tokoh umat Islam atau ditokohkan oleh sebagian umat Islam, ikut terlibat dalam dunia semacam itu, sehingga masyarakat awamlah yang menjadi korban. Padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala sudah mengingatkan:

"Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (manusia dan jin), (dan Allah berfirman) : "Hai golongan jin (setan), sesungguhnya kamu telah banyak (menyesatkan) manusia," lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan manusia : "Ya Rabb kami, sesungguhnya sebagian dari kami (manusia) telah mendapat kesenangan dari sebagian yang lain (jin) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami". Allah berfirman : "Neraka itulah tempat tinggal kamu semua, sedang kamu semua kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)". [al An'am/6 : 128]

Tafsir ayat di atas ialah sebagai berikut:
Pengertian :

ويوم يحشرهم جميعا

Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (manusia dan jin), maksudnya, ketika Allah mengumpulkan jin dan manusia yang memiliki jalinan kesetiaan dengan jin, menghamba kepada jin, meminta pertolongan dan taat kepada jin di dunia, dan mereka saling membisikkan kata-kata indah yang menjanjikan satu sama lain.

ربنا استمتع بغضنا ببعص

"Ya Rabb kami, sesungguhnya sebagian dari kami (manusia) telah mendapat kesenangan dari sebagian yang lain (jin)", maksudnya, manusia mengakui di hadapan Allah pada hari kiamat tentang apa yang pernah mereka lakukan terhadap jin di dunia.

Di dalam tafsirnya, Ibnu Katsir rahimahullah juga mengutip perkataan al Hasan : "Arti sebagian jin dan manusia saling mendapat kesenangan satu sama lain, tidak lain ialah jin telah memerintahkan dan mempekerjakan manusia".

Ibnu Katsir rahimahullah juga mengutip perkataan Ibnu Juraij : "Dahulu pada zaman jahiliyah, ketika seseorang singgah di suatu tempat (lembah), ia akan mengatakan,'Aku mohon perlindungan kepada pembesar jin yang menguasai lembah ini'; itulah yang dimaksud manusia mendapat kesenangan dari jin. Dengan alasan ini, pada hari kiamat, ia hendak meminta maaf kepada Allah. Adapun kesenangan yang diperoleh jin dari manusia ialah, ketika manusia mengagung-agungkan jin di saat meminta pertolongan kepada jin". Tetapi Allah kemudian memberi jawaban tegas:

قال النار مثوكم خلد ين فيها

Allah berfirman : "Neraka itulah tempat tinggal kamu semua, sedang kamu semua kekal di dalamnya". [1]

Sementara itu, Syaikh Abdur-Rahman bin Hasan Aal asy Syaikh menukil penjelasan Imam Mula Ali al Qari sebagai berikut :

Kesenangan yang didapatkan manusia dari jin ialah, ketika jin memenuhi kebutuhan manusia, menuruti perintah manusia dan memberikan informasi tentang hal-hal ghaib. Sedangkan kesenangan yang diperoleh jin dari manusia ialah, ketika manusia mengagung-agungkan jin, meminta perlindungan dan tunduk kepada jin [2].

Dengan kata lain, jin merasa gembira ketika manusia mentaati, menyembah-nyembah, mengagungkan dan meminta perlindungan kepada jin. Sedangkan manusia merasa gembira, ketika ia dapat meraih keinginan dan maksudnya dengan pelayanan jin yang diberikan kepadanya [3].

Ini jelas menunjukkan bahwa perbuatan itu termasuk syirik. Karena itulah, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah, penyusun Kitab Tauhid menegaskan: "Dalam penjelasan itu terdapat pengertian, bahwa segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk memperoleh manfaat duniawi, tidak mesti menunjukkan sesuatu itu tidak syirik"[4].

Apa yang dilakukan oleh banyak orang sekarang, seperti meminta izin atau "kulonuwun", "permisi", atau berpamitan kepada "penunggu" yang dianggap mbaurekso (Jawa, menguasai) suatu tempat tertentu ketika hendak melakukan sesuatu tertentu, sama artinya dengan yang dilakukan oleh orang-orang terbelakang zaman dahulu yang hidup pada zaman kebodohan. Dan itu merupakan perbuatan syirik besar.

BENARKAH MANUSIA BIASA MAMPU MENANGKAP DAN MENGUASAI JIN?
Menjalin hubungan dengan jin, baik secara akrab ataupun tidak, erat kaitannya dengan kepentingan perdukunan atau perklenikan, apapun sebutannya. Hanya paranormal sajalah tokoh-tokoh yang menggeluti dunia ini. Dalam sejarah Islam, tidak ada tokoh-tokoh Islam terdahulu yang memelihara jin, meskipun hanya untuk menjaga diri, rumah, harta atau kebunnya. Bahkan tidak ada riwayat shahih yang menerangkan adanya seorang sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam mampu menangkap makhluk halus tersebut.

Riwayat yang ada, yaitu penangkapan Abu Hurairah terhadap pencuri yang berusaha mencuri harta Baitul Mal yang dijaganya, justeru memberikan petunjuk menegnai cara untuk mendapat perlindungan Allah dari kejahatan setan, ialah dengan membaca ayat-ayat al Qur`an. Salah satunya dengan membaca ayat Kursi, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Sementara Abu Hurairah sendiri tidak mengetahui bahwa pencuri tersebut merupakan jelmaan jin, kecuali setelah diberitahu oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Jadi yang ditangkap Abu Hurairah ialah manusia yang merupakan jelmaan jin. Abu Hurairah tidak akan mampu menangkapnya kalau tidak berbentuk makhluk nyata.

Riwayat dimaksud secara lengkap ialah :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ وَكَّلَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِحِفْظِ زَكَاةِ رَمَضَانَ فَأَتَانِي آتٍ فَجَعَلَ يَحْثُو مِنْ الطَّعَامِ فَأَخَذْتُهُ وَقُلْتُ وَاللَّهِ لَأَرْفَعَنَّكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنِّي مُحْتَاجٌ وَعَلَيَّ عِيَالٌ وَلِي حَاجَةٌ شَدِيدَةٌ قَالَ فَخَلَّيْتُ عَنْهُ فَأَصْبَحْتُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ مَا فَعَلَ أَسِيرُكَ الْبَارِحَةَ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ شَكَا حَاجَةً شَدِيدَةً وَعِيَالًا فَرَحِمْتُهُ فَخَلَّيْتُ سَبِيلَهُ قَالَ أَمَا إِنَّهُ قَدْ كَذَبَكَ وَسَيَعُودُ فَعَرَفْتُ أَنَّهُ سَيَعُودُ لِقَوْلِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ سَيَعُودُ فَرَصَدْتُهُ فَجَاءَ يَحْثُو مِنْ الطَّعَامِ فَأَخَذْتُهُ فَقُلْتُ لَأَرْفَعَنَّكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ دَعْنِي فَإِنِّي مُحْتَاجٌ وَعَلَيَّ عِيَالٌ لَا أَعُودُ فَرَحِمْتُهُ فَخَلَّيْتُ سَبِيلَهُ فَأَصْبَحْتُ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ مَا فَعَلَ أَسِيرُكَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ شَكَا حَاجَةً شَدِيدَةً وَعِيَالًا فَرَحِمْتُهُ فَخَلَّيْتُ سَبِيلَهُ قَالَ أَمَا إِنَّهُ قَدْ كَذَبَكَ وَسَيَعُودُ فَرَصَدْتُهُ الثَّالِثَةَ فَجَاءَ يَحْثُو مِنْ الطَّعَامِ فَأَخَذْتُهُ فَقُلْتُ لَأَرْفَعَنَّكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ وَهَذَا آخِرُ ثَلَاثِ مَرَّاتٍ أَنَّكَ تَزْعُمُ لَا تَعُودُ ثُمَّ تَعُودُ قَالَ دَعْنِي أُعَلِّمْكَ كَلِمَاتٍ يَنْفَعُكَ اللَّهُ بِهَا قُلْتُ مَا هُوَ قَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِيِّ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ حَتَّى تَخْتِمَ الْآيَةَ فَإِنَّكَ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنْ اللَّهِ حَافِظٌ وَلَا يَقْرَبَنَّكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ فَخَلَّيْتُ سَبِيلَهُ فَأَصْبَحْتُ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا فَعَلَ أَسِيرُكَ الْبَارِحَةَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ زَعَمَ أَنَّهُ يُعَلِّمُنِي كَلِمَاتٍ يَنْفَعُنِي اللَّهُ بِهَا فَخَلَّيْتُ سَبِيلَهُ قَالَ مَا هِيَ قُلْتُ قَالَ لِي إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِيِّ مِنْ أَوَّلِهَا حَتَّى تَخْتِمَ الْآيَةَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَقَالَ لِي لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنْ اللَّهِ حَافِظٌ وَلَا يَقْرَبَكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ وَكَانُوا أَحْرَصَ شَيْءٍ عَلَى الْخَيْرِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَا إِنَّهُ قَدْ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ تَعْلَمُ مَنْ تُخَاطِبُ مُنْذُ ثَلَاثِ لَيَالٍ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ لَا قَالَ ذَاكَ شَيْطَانٌ. (أخرجه البخاري فى صحيحه)

"Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menugaskan aku untuk menjaga harta zakat Ramadhan. Kemudian datanglah seseorang, ia mengambil (secara diam-diam) dengan tangannya sebagian makanan (dalam riwayat lain, berupa kurma dari hasil zakat fitri, Pen.). Maka aku tangkap ia dan ku katakan kepadanya: "Demi Allah, aku akan laporkan engkau kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ". Orang itu berkata : "Sesungguhnya aku orang yang membutuhkan, aku mempunyai tanggungan dan aku mempunyai kebutuhan mendesak".
Abu Hurairah berkata: Maka aku lepaskan ia. Ketika pagi harinya, Nabi Shallallahju 'alaihi wa sallam bertanya : "Wahai Abu Hurairah, apa yang dilakukan tawananmu semalam?"
Abu Hurairah melanjutkan: Aku menjawab : "Ya Rasulullah, ia mengeluhkan kebutuhannya yang mendesak dan mengeluhkan keluarga yang menjadi tanggungannya, maka aku kasihani dia dan aku biarkan dia." Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ketahuilah, sesungguhnya ia berdusta kepadamu dan akan datang lagi!".
Maka akupun tahu, bahwa ia akan kembali lagi berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam . Lalu aku mengintainya. Iapun mengambil lagi makanan. Maka aku tangkap ia, seraya aku katakan kepadanya : "Aku benar-benar akan laporkan engkau kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ". Ia menjawab : "Biarkanlah aku, sesungguhnya aku orang yang membutuhkan, aku mempunyai tanggungan keluarga dan aku tidak akan kembali lagi".
Akupun mengasihaninya dan aku lepaskan dia. Ketika pagi harinya, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya kepadaku: "Wahai Abu Hurairah, apa yang dilakukan tawananmu?" Aku menjawab: "Ya Rasulallah, ia mengeluhkan kebutuhannya yang mendesak dan keluarga yang menjadi tanggungannya, maka akupun mengasihaninya dan aku biarkan ia. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Wahai Abu Hurairah, ketahuilah sesungguhnya ia berbohong kepadamu, ia akan kembali lagi".
Lalu akupun mengintai untuk yang ketiga kalinya, dan ia mulai lagi mengambil makanan. Maka aku tangkap dia seraya aku katakan kepadanya : "Sungguh aku akan laporkan engkau kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Ini adalah kali yang ketiga. Engkau bilang tidak akan kembali, tetapi engkau kembali lagi." Ia berkata : "Biarkan aku. (Akan) aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat, yang dengannya Allah akan memberi manfaat kepadamu". Aku bertanya: "Apakah kalimat itu?" Ia menjawab: "Jika engkau hendak berangkat ke peraduanmu, bacalah ayat Kursi, yaitu:

الله لآ اله الا هو الحى القيوم

hingga engkau baca sampai akhir ayat. Maka sesungguhnya engkau akan terus-menerus mendapat penjagaan dari Allah, dan tidak akan ada setan yang mendekatimu hingga pagi hari".
Akupun melepaskannya. Ketika pagi harinya, Rasulullan Shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya kepadaku: "Apa yang dilakukan oleh tawananmu tadi malam?" Aku menjawab: "Ya Rasulallah, ia mengaku mengajariku beberapa kalimat, yang dengannya Allah akan memberi manfaat kepadaku. Lalu aku lepaskan dia".
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kalimat apa itu?" Aku menjawab: Ia berkata kepadaku: "Jika engkau hendak berangkat ke peraduanmu, bacalah ayat Kursi dari awal sampai akahir, yaitu:

الله لآ اله الا هو الحى القيوم

Ia lalu berkata kepadaku: Sesungguhnya engkau akan terus-menerus mendapat penjagaan dari Allah, dan tidak akan ada setan yang mendekatimu hingga pagi hari".
Dan para sahabat adalah orang yang paling bersemangat mengejar kebaikan. Maka Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ketahuilah sesungguhnya kali ini ia jujur kepadamu, sedangkan ia adalah orang yang suka berdusta. Tahukah engkau, siapa orang yang engkau ajak berbicara semenjak tiga malam, wahai Abu Hurairah?" Abu Hurairah menjawab: "Tidak" .
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "orang itu adalah setan!"[6]

Terdapat riwayat lain, dari riwayat Abu Ayyub al Anshari di dalam Sunan at Tirmidzi, dengan sebutan ghul. Yaitu setan yang menjelma menjadi makhluk lain, dalam hal ini ghul itu mencuri makanan [7].

Berdasarkan hadits di atas, sangat jelas bahwa untuk menanggulangi kejahatan setan maupun jin, cukup hanya dengan membaca ayat Kursi, karena Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menyatakan kebenaran ayat Kursi sebagai wasilah untuk mendapatkan perlindungan Allah. Sehingga harus menjadi perhatian, ayat Kursi bukan dijadikan sebagai jimat, namun sebagai doa dan wasilah untuk mendapat pertolongan Allah.

Dari riwayat di atas, sama sekali tidak tersirat maupun tersurat jika sahabat mampu menangkap dan menguasai jin, setan atau roh halus. Para sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam hanya dapat menangkap pencuri sebagai jelmaan setan, bukan dalam ujud aslinya. Dengan demikian, adakah yang lebih hebat ketaqwaan dan kedekatannya kepada Allah daripada sahabat, sehingga mampu melakukan sesuatu yang bersifat ghaib melebihi sahabat? .

Jadi apabila ada seseorang yang mengaku dapat menangkap setan atau jin dalam ujud aslinya, dapat disimpulkan bahwa kemungkinan besar pengakuannya adalah dusta. Begitu pula jika seseorang mampu "menguasai" jin, setan, roh halus, maka tidak mungkin ia dapat menguasainya, tanpa orang itu sendiri dikuasai oleh setan. Untuk menguasai setan (jin), harus ada bargaining yang mahal harganya. Yaitu, jika seseorang mau menghamba kepada setan (jin) dengan cara menuruti setiap kehendak setan (jin) yang hendak dikuasainya. Tanpa berbuat seperti itu, tak mungkin setan yang merasa lebih kuat dari manusia akan sudi secara suka rela mengabdi atau menurut kepada manusia.

Dengan kata lain, orang dapat menguasai setan (jin), bila orang itu mau menghamba dan menjadi budak jin, seperti telah dibahas pada surat al An'am/6 ayat 128. Inilah timbal balik yang diinginkan oleh setan.

Syaikh Abdur Rahman bin Hasan Aal asy Syaikh menukil penjelasan Imam Ibnul Qoyim dalam Bada-i al Fawa-id mengenai hubungan saling menguntungkan antara jin dengan manusia, sebagai berikut:

"Barangsiapa yang menyembelih binatang untuk dipersembahkan kepada setan (jin), untuk memohon, meminta perlindungan dan mendekatkan diri kepada setan (jin) menurut apa yang disukai setan, berarti ia telah menghamba (beribadah) kepada setan (jin). Meskipun ia tidak menyebutnya sebagai penghambaan (peribadatan), tetapi menyebutnya sebagai pemanfaatan setan yang menjadi khadam (pelayan). Benar, tetapi itu merupakan pemanfaatan setan, supaya manusia menjadi khadam (pelayan) bagi setan. Sehingga yang terjadi adalah, manusia menjadi khadam (pelayan) dan menjadi abdi setan (jin). Dengan cara itulah setan sudi menjadi khadam (pelayan) manusia. Akan tetapi pelayanan setan kepada manusia, bukanlah pelayanan yang bersifat penghambaan, sebab setan tidak akan pernah tunduk dan tidak akan pernah menghamba kepada manusia. Tidak sebagaimana yang dilakukan manusia kepada setan."[8]

Berbeda dengan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau memang pernah menangkap jin 'Ifrit ketika menggoda shalat beliau. Namun itupun dilepaskan kembali, karena beliau teringat bahwa kemampuan tersebut hanya merupakan mu'jizat Nabiyyullah Sulaiman Alaihissallam .

عن أَبِى هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ عِفْرِيتًا مِنْ الْجِنِّ جَعَلَ يَفْتِكُ عَلَيَّ الْبَارِحَةَ لِيَقْطَعَ عَلَيَّ الصَّلَاةَ وَإِنَّ اللَّهَ أَمْكَنَنِي مِنْهُ فَذَعَتُّهُ فَلَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ أَرْبِطَهُ إِلَى جَنْبِ سَارِيَةٍ مِنْ سَوَارِي الْمَسْجِدِ حَتَّى تُصْبِحُوا تَنْظُرُونَ إِلَيْهِ أَجْمَعُونَ أَوْ كُلُّكُمْ ثُمَّ ذَكَرْتُ قَوْلَ أَخِي سُلَيْمَانَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي فَرَدَّهُ اللَّهُ خَاسِئًا. رواه البخاري ومسلم وغيرهما واللفظ لمسلم.

"Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya 'Ifrit, dari bangsa jin, tadi malam tiba-tiba datang kepadaku –atau beliau mengatakan kalimat semacam itu- untuk memutuskan shalatku. Tetapi Allah memberikan kemampuan kepadaku untuk mengatasinya, maka aku mencekiknya. Sungguh aku (tadi malam) ingin mengikatnya di salah satu tiang masjid, sehingga ketika pagi kalian semua dapat melihatnya. Kemudian aku teringat perkataan saudaraku, yaitu Nabi Sulaiman: 'Ya Rabbi, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kekuasaan yang tidak layak dimiliki oleh siapapun sesudahku,' maka Allahpun melepaskan (dalam riwayat lain: maka Nabipun melepaskan) 'Ifrit dalam keadaan terhina" [9].

Imam Ibnu Hajar al Asqalani dalam Fat-hul Bari mengatakan:
Ibni Bath-thal dan ulama lain memahami dari hadits ini, bahwa ketika 'Ifrit menampakkan diri kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallm tidak berbentuk lain selain bentuk aslinya, mereka selanjutnya mengatakan, sesungguhnya melihat setan dalam bentuk aslinya hanya khusus merupakan kemampuan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam . Adapun orang lain, maka tidak memiliki kemampuan, berdasarkan firman Allah :

"Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu arah yang kamu tidak bisa melihat mereka". [al A'raf/7 : 27].[10]

Sementara itu, Imam Nawawi mengatakan:
"Hadits di atas membuktikan bahwa bangsa jin ada, dan kadang ada sebagian orang yang dapat melihat mereka. Adapun firman Allah:

(Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu arah yang kamu tidak bisa melihat mereka. –QS al A'raf/7 ayat 27), maka pengertian ayat di atas dibawa pada pengertian menurut umumnya (umumnya orang tidak dapat melihat bentuk asli mereka, Pen). Apabila melihat jin itu mustahil, tentu Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak akan mengatakan apa yang telah beliau katakan, yaitu bahwa beliau telah melihatnya dan bermaksud mengikatnya pada salah satu tiang masjid, supaya ditonton oleh para sahabat dan dipermainkan oleh anak-anak Madinah"[11].

Kesimpulannya, kerjasama saling menguntungkan dengan jin, bahkan jin sampai bisa ditangkap, dikuasai dan dijadikan penjaga atau pengawal pribadi, hukumnya haram dan termasuk syirik.

Berkait dengan hal yang dewasa ini banyak ditampilkan di televisi, atau dirilis serta diiklankan di media-media cetak tentang kepiawaian menangkap dan menguasai jin, meskipun mereka bersorban dan membaca doa-doa yang seakan Islami, maka yang demikian itu sungguh menyesatkan dan menyebabkan kemunduran peradaban manusia.

Maraji'

1. Tafsir Ibnu Katsir.
2. Taisir al Karim ar-Rahman fi Tafsir Kalam al Mannan, Syaikh Abdur Rahman bin Nashir as Sa'di (1307 -1376 H).
3. Fat-hul Bari Syarh Shahih al Bukhari, Tarqim Muhammad Fuad Abdul Baqi, Tash-hih Syaikh Ibni Baz, Jami'ah al Imam Muhammad bin Saud al Islamiyah, Riyadh.
4. Shahih Muslim Syarh Nawawi, Tahqiq Khalil Ma'mun Syiha, Daarul Ma'rifah, Beirut, Cet. III, 1417H/1996M.
5. Shahih Sunan at Tirmidzi, Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani, Maktabah al Ma'arif, Riyadh, Cet. I dari cetakan terbaru, 1420H/2000M.
6. Tuhfatul Ahwadzi bi Syarhi Jami' at Tirmidzi, al Imam al Hafizh Abi al 'Ula Muhammad Abdur Rahman bin Abdur Rahim al Mubarakfuri (1353 H), Dhabth wa Tautsiq: Shidqi Muhammad Jamil al Ath-thar, Darul Fikr, Beirut, 1424H/2003M.
7. Fathul Majid Syarh Kitab at Tauhid, Syaikh Abdur Rahman bin Hasan Aal asy Syaikh (wafat 1258 H). Yuthlab min an-Nasyir, Maktabah ar Riyadh al Haditsah, tanpa tahun.
8. Dan lain-lain.

(Sumber: AL-Manhaj) ----------------------------------------------------------------

Pasien: Herbal Thibbun Nabawi itu apa bang?, baru dengar saya. 

Bang Iman: Herbal Thibbun Nabawi itu adalah Ramuan Herbal yang bahan-bahannya selalu digunakan dan dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. 

Pasien: Herbal Mantap ya bang. Berdasarkan referensi Nabi SAW.

Bang Iman: Ya itu relatif. Tergantung tingkat Ke-Imanan kita. Kalau kita yakin kepada Kebenaran Rasulullah SAW, kita akan yakin kepada kebenaran yang disampaikan oleh Rasulullah SAW. Tapi kalau kita ragu, Ke-Imanannya kurang, ya ajaran Nabi SAW akan kita anggap remeh.

Pasien: Memangnya herbal Thibbun Nabawi itu bisa mengobati penyakit apa-saja bang?.

Bang Iman: Semua penyakit Jasmani, seperti Jantung, Diabetes, Paru-paru, Ginjal, Kolesterol, Darah tinggi, Lambung, Impotensi dll. 

Dan berdasarkan Hadis Nabi SAW, Ramuan Herbal Thibbun Nabawi bahkan bisa digunakan untuk penyakit Rohani, seperti sakit Stress, Depressi, Gangguan Ghaib (seperti Gangguan Jin dan Setan), guna-guna, teluh, santet, pelet dll. 

Pasien: Masyaa Allah...., mantap banget tuh herbal bang... Kalau bukan abang yang bilang, saya nggak bakal bisa percaya bang.

Bang Iman: He..he..he. Jangan ane yang ente yakinin. Itu bukan cuma omongan ane. Tapi kebenaran omongan Nabi SAW yang harusnya ente yakin. 

Karena Nabi SAW kan utusan Allah SWT. 

Mendapat petunjuk Pengobatan itu dari Allah SWT untuk disampaikan pada Ummatnya, Ummat Islam. 

Dan Nabi SAW sifatnya Al-Amin, alias bisa dipercaya, alias nggak mungkin bohong. 

Apa yang Allah SWT kasih tahu, itulah yang akan Nabi SAW sampaikan. 

Sementara petunjuk yang diterima Nabi SAW kan dari Allah SWT. Dan Allah SWT kan yang menciptakan manusia. Jadi Allah SWT lah yang paling tahu apa obat yang terbaik buat manusia. 

Nah...kalau Allah SWT sudah memberi petunjuk pengobatan Thibbun nabawi kepada Rasulullah SAW, artinya itu pengobatan yang terbaik kan?. 

Yang bicara bukan ane ya. Jangan sampai ente bilang ane muji-muji herbal Thibbun nabawi supaya obat herbal ane laku. 

Yang bicara bahwa obat herbal Thibbun Nabawi adalah yang terbaik, itu Allah SWT sendiri. Dan hal itu seperti yang tertulis di dalam Al-Qur'an.

Wahyu Allah SWT itu kemudian diteruskan oleh Rasulullah SAW, seperti yang tertulis di berbagai Riwayat Hadis Shahih. Dan tidak ada keraguan di keduanya. 

Kalau masih belum yakin, itu bukan masalah di obatnya, bukan masalah di ayat Al-Qur'annya, atau di hadisnya. 

Masalahnya mungkin di Ke-Imanan kita yang kurang tebal. Atau mungkin karena pengetahuan kita belum terbiasa dengan konsep pengobatan Thibbun Nabawi. Kita lebih terbiasa dengan pengobatan Medis Modern. 

Pasien: Saya bener-bener tertarik nih bang. Bisa dijelaskan nggak bang, apa saja isi ramuannya.

Bang Iman: Saya ada brosurnya nih. Dijelaskan disana secara panjang lebar. Silahkan dibaca dan dibawa pulang.





Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman, 

Rp. 125.000/botol isi 250 ml 

(belum termasuk ongkos kirim).






Assalamu Alaikum Warohmatullohi Wabarokatuhu.


Apakah anda menderita sakit yang tidak kunjung tersembuhkan dengan pengobatan medis modern, walaupun sudah bolak balik ke Rumah Sakit dan menghabiskan banyak biaya?.

Mungkin penyakit anda bukan hanya berasal dari penyakit Jasmani, tetapi juga berasal dari gangguan Rohani.

Alhamdulillah...telah hadir...ramuan Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman, yang jika dikonsumsi secara rutin dan berkesinambungan, tidak hanya membantu mengobati semua penyakit Jasmani anda (seperti Sakit:

Jantung, paru-paru, lambung, penyumbatan darah, kanker, tumor, diabetes, vertigo dll),

tetapi juga berkhasiat untuk membantu mengobati berbagai penyakit Rohani (seperti: menghilangkan gangguan jin, a'in, ghaib dan sihir, yang seringkali menimbulkan terjadinya penyakit Jasmani).

Jika diminum secara teratur, Ramuan Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman juga sangat baik untuk meningkatkan stamina pria, meningkatkan gairah sexual serta mengobati impotensi.

Karena Ramuan Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman terbuat dari bahan bahan Alami berkhasiat yang dianjurkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW melalui Hadis Nabi serta dijelaskan di dalam  Al-Qur'an.

Bahan dari ramuan Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman ini antara lain:

1.    Kurma Ajwa Madinah (Kurma Nabi) yang secara ilmiah terbukti bermanfaat untuk meningkatkan stamina tubuh, mengganti mineral-mineral yang hilang dari tubuh, dan untuk mencegah kurang darah (anemia).

Dalil Agama dari Keutamaan Kurma Ajwa Madinah antara lain:

•         Dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, diriwayatkan hadits dari Shahabat Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau pernah bersabda. “Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwa pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir” .

•         Rosulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam  : "Kurma ‘Ajwa itu berasal dari Surga, ia adalah obat dari racun". HR. Ibnu Majah dengan sanad yang shahih.



2.    Daun Bidara yang secara ilmiah terbukti bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan mengobati penyakit lambung dan usus. Dan kaya akan Antioxidant.


Dalil Agama Dari Keutamaan Daun Bidara antara lain:

•         “Saya mendatangi Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk masuk Islam maka Nabi memerintahkan kepadaku untuk mandi dengan air dan daun bidara”. (HR. Ahmad 5/61, Abu Daud no. 355, An-Nasa`i 1/91, At-Tirmidzy no. 605 dan dishohihkan oleh Al-Albany dalam Shohih At-Tirmidzy 1/187).


•         Ulama Wahab bin Munabih menyarankan untuk menggunakan tujuh lembar bidara yang dihaluskan. Kemudian dilarutkan dalam air dan dibacakan ayat Kursi, surat al Kafirun, al Ikhlash, al Falaq dan an Naas. (Boleh juga dibacakan ayat-ayat al-Qur’an lainnya) Lalu dipergunakan untuk mandi atau diminum. (lihat Mushannaf Ma’mar bin Rasyid 11/13).

Menumbuk tujuh helai daun pohon Sidr (daun bidara) hijau di antara dua batu atau sejenisnya, lalu menyiramkan air ke atasnya sebanyak jumlah air yang cukup untuk mandi dan dibacakan di dalamnya ayat-ayat al Qur-an.


•         Ibnu Katsir saat menafsirkan surah al-Baqarah, ayat 102 yang bercerita mengenai fitnah syetan kepada nabi Sulaiman menyebutkan bahwa untuk mengobati sihir, sebaiknya kita mengambil 7 helai daun bidara, kemudian ditumbuk halus, lalu dicampurkan tumbukan daun tersebut dengan air, dan dibacakan ayat kursi.


Air tersebut kemudian diminumkan kepada si penderita sebanyak 3x teguk, dan dipakai untuk mandi, maka mudah-mudahan akan sembuh sihirnya. Diutamakan pula untuk membaca surat al-Falaq dan ayat-ayat lain yang bisa mengusir syetan.



3.    Madu Murni yang secara ilmiah terbukti kaya akan anti bakteri dan mampu meningkatkan metabolisme tubuh.

Dalil Agama Dari Keutamaan Madu antara lain:



•         QS An Nahl; 68-69

Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah, ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan  dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu). ‘Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.”

•         Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, bahwa seseorang datang kepada Nabi SAW, dan mengadu, “Wahai Rasulullah, saudaraku terkena diare. Rasulullah SAW kemudian bersabda, “Minumkanlah madu kepadanya”.  Orang itupun kemudian meminumkan madu kepada saudaranya. Akan tetapi, ia kemudian datang lagi kepada Nabi dan  mengadu untuk kedua kalinya, “wahai Rasulullah, aku sudah meminumkan madu kepadanya, tetapi diarenya justru semakin parah”. Nabi SAW pun bersabda lagi, “Pergilah dan minumkanlah madu kepadanya”. Orang tersebut pun lantas meminumkan madu lagi kepada saudaranya itu. Ia pun kembali datang mengadu, “wahai Rasulullah, minum madu justru semakin memperparah diarenya”. Rasulullah SAW kemudian bersabda, “Maha benar Allah dan telah berdusta perut saudaramu. Pergilah dan minumkanlah madu kepadanya”. Orang tersebut lantas pergi, dan meminumkan madu kepada saudaranya. dan tak lama kemudian, saudaranya itu pun sembuh.

•         Dalam kitab Ath-thibb minal Kitab was Sunnah, Muwafiquddin Al Baghdadi mengatakan, “Rasulullah SAW biasa minum madu setiap hari, yaitu madu yang dicampur air. Beliau meminumnya di pagi hari ketika perut masih kosong”.

•         Rasulullah SAW bersabda,” Hendaklah kalian menggunakan dua obat yaitu madu dan Al Qur’an. (lihat Sunan Ibnu Majah, j.II, h.1142, hadist no.3452, bab Madu).




4.     Minyak Zaitun, terbukti secara ilmiah dapat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik, menyehatkan jantung, mencegah dan mengobati kanker serta menangkal radikal bebas.

Dalil Agama Dari Keutamaan Zaitun antara lain:


Zaitun adalah pohon yang diberkati. Allah SWT telah bersumpah dengannya, dalam surat At-Tin (95:1-2); “Demi tin dan zaitun. Dan demi bukit Sinai”


Allah SWT juga memujinya dalam Surah An-Nur(24:35) ; “…yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi. Yaitu pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur dan tidak pula di sebelah barat. Minyaknya saja hampir-hampir menerangi walaupun tidak disentuh api”

Dalam tafsir Al-Qurtubi disebutkan bahwa Ibnu Abbas berkata, “pohon Zaitun mengandung berbagai manfaat. Minyaknya digunakan sebagai bahan bakar lampu dan juga untuk lauk dan lulur. Kayu dan arangnya digunakan sebagai kayu bakar. Tidak ada satu bagian pun dari pohon ini yang tidak berguna, bahkan abunya bisa dimanfaatkan untuk mencuci sutera. Ia merupakan pohon pertama yang tumbuh di bumi dan sekaligus pohon pertama yang tumbuh setelah banjir besar di zaman nabi Nuh. Ia tumbuh di tanah para Nabi dan tanah suci. Tujuh puluh nabi telah mendoakannya agar diberkati, antara lain Nabi Ibrahim AS dan Nabi Muhammad SAW tatkala memanjatkan doa: Allahumma barik fiz-zayt waz-zaytun (Ya Allah, berkatilah zait dan zaitun). Beliau mengucapkannya dua kali.

Allah berfirman dalam surat At-Tin (95:1-4): “Demi buah Tin dan Zaitun. Dan demi kota (Mekah) ini yang aman. Sungguh kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”.

Diriwayatkan dari Umar bin Khattab RA. bahwa Rasullullah SAW bersabda: “Makan dan berminyaklah dengan zaitun karena ia berasal dari pohon yang diberkati (HR. Tirmidzi)”.

Diriwayatkan dari Zaid bin Arqam RA. bahwa Nabi SAW bersabda, “Zaitun dan waras bermanfaat untuk mengobati radang selaput dada (dzatul janbi:pleurisy).”
Qatadah berkata,”Caranya dengan membalur bagian dada yang mengalami sakit.

Anas bin Malik RA.  berkata; “Rasulullah SAW meminyaki rambut, menyisir jenggot, dan membalur wajah dengan zaitun, seakan-akan pakaian beliau adalah pakaian tukang minyak.” (HR. Tirmidzi dalam Asy-Syama’il, no. 32).

Ibnul Qayyim dalam kitab Zadul Ma’ad berkata, “Minyak Zaitun bisa menutup pori-pori tubuh dan mencegah zat yang masuk melaluinya. Jika digunakan setelah mandi air panas, minyak zaitun akan memperbaiki dan melembabkan badan. Jika digunakan sebagai minyak rambut, akan menjadikan rambut indah dan panjang. Minyak Zaitun juga berkhasiat untuk mengobati campak dan berbagai penyakit lainnya.”

Ibnu Abbas berkata, “Jika orang yang berihram mengalami pecah-pecah di tangan atau kaki, hendaklah mengolesnya dengan minyak zaitun dan minyak samin.”

Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Ibnu Umar RA biasa berminyak dengan zaitun ketika ihram (Fathul Baari, III/463)



5.    Habbatussauda/Jintan Hitam, secara ilmiah terbukti untuk meningkatkan kekebalan tubuh, detoxifikasi racun dari dalam tubuh, dan memperkuat syaraf.

Dalil Agama Dari Keutamaan Habbatussauda antara lain:


(BUKHARI - 5255) : Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah telah menceritakan kepada kami Isra`il dari Manshur dari Khalid bin Sa'd dia berkata; Kami pernah bepergian yang di antaranya terdapat Ghalib bin Abjar, di tengah jalan ia jatuh sakit, ketika sampai di Madinah ia masih menderita sakit, lalu Ibnu Abu 'Atiq menjenguknya dan berkata kepada kami; "Hendaknya kalian memberinya habbatus sauda' (jintan hitam), ambillah lima atau tujuh biji, lalu tumbuklah hingga halus, setelah itu teteskanlah di hidungnya di sertai dengan tetesan minyak sebelah sini dan sebelah sini, karena sesungguhnya Aisyah pernah menceritakan kepadaku bahwa dia mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya habbatus sauda' ini adalah obat dari segala macam penyakit kecuali saam." Aku bertanya; "Apakah saam itu?" beliau menjawab: "Kematian."


Dan seluruh bahan diatas sejak Zaman Nabi Muhammad SAW, telah digunakan oleh Nabi untuk mengobati berbagai penyakit Jasmani dan Rohani melalui Metode Ruqyah. Dimana ramuan tersebut sebelum diberikan ke penderita sakit, dibacakan ayat-ayat Ruqyah Syariah yang berasal dari Al Qur'an.


Mengikuti yang di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW, Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman ini telah dibacakan Ayat ayat Ruqyah dari Al Qur'an.


Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman telah diberikan kepada kalangan Pasien RUMAH SEHAT BANG IMAN, dan hasilnya sangat menggembirakan.

Insya Allah, dengan Ke-Imanan (Rasa Percaya) yang kuat kepada Nabi Muhammad SAW yang telah mengajarkan pengobatan Thibbun Nabawi (Pengobatan Ala Nabi) yang tentunya berdasarkan petunjuk Allah SWT ini, maka semua penyakit (baik penyakit yang menyerang Jasmani atau yang menyerang Rohani kita) akan bisa dicegah, ditangkal, dan disembuhkan oleh ramuan Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman,

Hanya saja kuncinya adalah Ke-Imanan kita kepada Allah SWT yang telah memberikan Hidayah kepada Nabi SAW dengan pengobatan Thibbun Nabawi ini. 

Dan juga Ke-Imanan kita pada Nabi SAW yang menganjurkan dan mengajarkan cara pengobatan Thibbun Nabawi ini berdasarkan petunjuk Allah SWT yang Maha Mengetahui bagaimana cara pengobatan yang terbaik untuk manusia yang merupakan mahluk ciptaannya.

Itu juga yang menyebabkan kami memberi nama ramuan Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman, penggunaan nama Al-Iman adalah agar pengguna ramuan Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman ini mengkonsumsinya dengan keyakinan yang kuat, sehingga mengkonsumsi ramuan Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman bisa bernilai ibadah, sebagai bentuk ikhtiar menjaga kesehatan dengan mengikuti Sunnah Nabi SAW. 

Selain Keyakinan (Ke-Imanan) yang kuat, juga dibutuhkan Ke-Istiqomahan (Rutin) dalam mengkonsumsi ramuan Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman,

Tidak perlu menunggu sakit, justru ramuan Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan, mencegah agar tidak sampai jatuh sakit, dan meningkatkan stamina.

Anda tidak perlu lagi mengkonsumsi supplemen atau Vitamin tambahan lainnya. Karena ramuan Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman, sudah mengandung berbagai Vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.

Catatan Penting:

Mengingat Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman ini sangat efektif dalam mengurangi kadar Gula dalam darah, diharapkan pasien untuk makan seperti biasa dan tidak diet secara berlebihan, demi menjaga kadar gula darah agar tetap normal, dan tubuh tidak kekurangan zat gizi untuk pemulihan penyakit.

Pengguna Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman mungkin akan mengalami efek Detoxifikasi (pengeluaran racun dari dalam tubuh), seperti rasa berat pada kepala, buang air yang sering, mengantuk, keluar keringat berlebih. Efek detox biasanya akan hilang 2 atau 3 hari kemudian.

Jika anda membutuhkan Herbal untuk penyakit lainnya, bisa mengunjungi blog kami di:
http://herbalobatberbagaipenyakit.blogspot.co.id/

Tanpa bahan kimia, tanpa pengawet, tanpa pewarna, tanpa pemanis buatan.

Tidak dianjurkan untuk Wanita Hamil atau anak-anak dibawah usia 7 tahun.

Jika masih minum obat dokter, berikan jarak selang 1 jam.

Penggunaan untuk anak anak, sepertiga dosis orang dewasa.

Herbal Sunnah Thibbun Nabawi Al-Iman tidak dijual bebas. Hanya untuk kalangan terbatas, pasien-pasien Rumah Sehat Bang Iman.


Produksi: Rumah Sehat Bang Iman

1. Surat izin Usaha Perdagangan Herbal 'RUMAH SEHAT BANG IMAN' No.510/144/EKBANG-KC. BB/XI/2012.

2. Surat Izin Pengobatan Secara Spiritual dan Tradisional,'RUMAH SEHAT BANG IMAN', No.B-04/0.2.25.2/Dsp.4/02/2015.



Pemesanan bisa dilakukan dengan cara
Cukup SMS atau WhatsApp atau Line ke No. :

0811-156-812 atau  08121341710

Atau

BBM dengan Nomer PIN: 57726170 atau 57943311

atau e-mail ke:

imanrachman@gmail.com


Ketikkan dengan format:

1.   Nama Lengkap

2.   Alamat Lengkap Penerima Paket Herbal
(Cantumkan Kelurahan, Kecamatan, Kota/Kabupaten dan Kode Pos dengan jelas.)

3.  Nomer Telepon Penerima
 

Penting!!:


Oh ya, jangan lupa. Sertakan Nama si penderita sakit. Karena akan dilakukan Terapi Doa Islami Jarak Jauh (Tanpa perlu Kehadiran Pasien), yang akan dilakukan oleh Bang Iman, untuk mempercepat kesembuhan Pasien (sesuai dengan Ijin Praktek Rumah Sehat Bang Iman, yaitu Pengobatan secara Spiritual dan Tradisional.
  
Catatan: Harap menghubungi hanya lewat SMS, BBM, What'sApp atau E-mail. Sehingga data anda bisa tertulis dan tercatat dengan baik, serta tidak terlupa atau terlewat.

Setelah data anda masuk, Kami akan informasikan Nomer Rekening BCA atas nama Ir.H. IMAN RACHMAN,MBA untuk kepentingan transfer biaya Paket herbal anda.

Dan setelah transfer, tolong konfirmasi, sehingga paket herbal bisa segera kami kirimkan, dan nomer slip pengirimannya (JNE) akan segera kami informasikan kepada anda.


----------------------------------------------------------------------

Pasien: Baik Bang Iman. Segera saya transfer. Tapi setelah berapa botol saya bisa sembuh?

Bang Iman: Pengobatan herbal sembuhnya bertahap. Tidak Instant. Tapi sembuh menyeluruh dan tanpa efek samping. Dan berbeda-beda untuk setiap orang.

Coba saja habiskan botol pertama. Jika setelah habis masih tidak ada perubahan sama sekali, anda tidak perlu melanjutkan ke botol berikutnya.

Tetapi jika anda merasakan perbaikan, silahkan lanjutkan ke botol berikutnya sampai anda merasa sembuh total.
  
Dan saran saya, walaupun sudah sembuh dan sehat, sebaiknya untuk menjaga kesehatan, dan juga sebagai upaya pencegahan, harusnya tetap minum herbal ini agar organ yang bersangkutan tetap prima.


Karena organ tubuh kita bekerja 24 jam sehari non stop. Dan dia butuh dirawat dengan herbal yang tepat.

Cuma tentunya dosis nya tidak seperti untuk pengobatan.

Jika pengobatan sampai 3 kali sehari, maka untuk pencegahan cukup 1 kali setiap hari, cukup dengan setengah dosis dari dosis yang diperlukan untuk pengobatan.

Mobil aja di cuci setiap hari dan diperhatikan olinya agar mesin jangan sampai rusak, masa' kesehatan tubuh kita diperhatikan cuma kalau sudah jatuh sakit. Tidak fair itu.


Ingat, pencegahan akan lebih baik dan lebih murah daripada perbaikan.


Dan tidak usah khawatir, herbal ini tanpa bahan kimia, hanya terdiri dari bahan alami, sehingga aman tanpa efek samping, walaupun dikonsumsi dalam jangka waktu lama. 

Pasien: Baik bang Iman. Saya akan ikuti. Toh tidak ada efek sampingnya, alami, aman halal dan biayanya terjangkau.

Terimakasih bang Iman.

Bang Iman: Sama-sama. Semoga lekas sembuh.




Buku ISLAM JAWABAN SEMUA MASALAH HIDUP, 
Tulisan Ir. H. Iman Rachman, MBA (Bang Iman)

-------------------------------------------------------------------------------------------


Ayat ruqyah, ruqyah mp3, ruqyah download, surat ruqyah, al ruqyah, ruqyah syariah, dukun, cara santet, ilmu santet, dukun santet, guna-guna istri muda, ilmu pelet, cara pelet, pelet wanita, mantra pelet, mantra, ilmu putih, ilmu sihir, mantra ilmu hitam, belajar ilmu hitam, jin jin, video setan, vidio setan, foto setan, hantu, gambar setan, setan lucu, lagu setan, melihat alam gaib, dunia alam gaib, cerita alam gaib, misteri alam gaib, dunia gaib, ilmu gaib, ilmu sihir, tanda sihir.    
Ruqyah, ruqyah syariah, ruqyah mp3, ruqyah penyakit medis, ruqyah pengusir jin, ruqyah penghalang jodoh, ruqyah pembakar jin, ruqyah pengobatan, ruqyah pengusir jin dan setan, ruqyah pengobatan penyakit, ruqyah pengobatan islam, ruqyah pengobatan mp3, ruqyah mandiri, ruqyah islam, ruqyah islami, jin kafir, jin qorin, ilmu pellet, ilmu gaib, ilmu gendam, ilmu gaib dalam islam, guna guna, guna guna tanah kuburan, guna guna dalam islam, guna guna istri muda, santet online, santet dayak, ilmu santet, ilmu penangkal santet, ilmu santet paling ampuh, herbal nabawi, herbal nabi, thibbun nabawi, thibbun nabawi herbal, thibbun nabawi adalah, bidara, bidara upas, bidara laut, bidara arab, zaitun, zaitun oil, zaitun rasmin, madu, madu penyubur kandungan, madu asli, madu penggemuk badan, madu diet, madu murni, madu murni asli, habbatussauda, habbatussauda oil, habbatussauda adalah, jintan hitam, jintan hitam habbatussauda, harga jintan hitam, jintan hitam dan madu, cara mengolah jintan hitam, jintan hitam untuk diet.
Ruqyah, ruqyah syariah, gangguan jin, zaitun, habbatussauda, daun bidara, madu, kurma, ayat ruqyah.

obat asam urat, obat herbal, obat herbal diabetes, obat herbal asam urat, obat herbal kolesterol, obat herbal darah tinggi, obat herbal sinusitis, ramuan obat tradisional, ramuan herbal, ramuan tradisional,  pengobatan alternatif, obat sakit pinggang, obat sakit kepala, obat stroke, obat sakit maag, obat sakit perut, obat asma, obat asam lambung, obat asam urat tradisional, Konsultan, spiritual, rohani, kebatinan, stress, bingung, obat herbal asam urat, obat tradisional asam urat, obat asam urat dan kolesterol, obat darah tinggi, obat herbal darah tinggi, obat tradisional darah tinggi, pengobatan asam urat, obat rematik, obat diabetes, obat alami diabetes, obat herbal diabetes, ramuan herbal asam urat, ramuan tradisional untuk asam urat, obat asam urat dan kolesterol, obat kolesterol dan asam urat, obat tradisional kolesterol, obat kolesterol tinggi, obat tradisional kolesterol, obat penurun kolesterol, obat kolesterol tradisional, obat kolesterol alami, obat alami asam urat, obat asam urat alami, rematik dan asam urat, obat darah tinggi, obat herbal darah tinggi, obat tradisional darah tinggi, obat darah tinggi herbal, obat darah tinggi tradisional, obat tradisional gula darah, obat asam urat dan rematik, obat rematik alami, obat tradisional rematik, obat rematik herbal, obat diabetes, obat alami diabetes, obat diabetes mellitus, obat diabetes alami, obat penyakit diabetes, obat sakit diabetes, obat herbal kolesterol, obat kolesterol herbal, obat herbal untuk kolesterol, obat herbal kolesterol tinggi, herbal penurun kolesterol, obat herbal penurun kolesterol, pengobatan herbal kolesterol, obat herbal jantung, obat herbal penyakit jantung, obat herbal jantung coroner, obat jantung herbal, obat herbal untuk jantung, obat herbal untuk penyakit jantung,  herbal jantung, herbal untuk jantung, penyakit gula, obat penyakit gula, obat Tradisional Penyakit Gula, obat penyakit gula darah, obat herbal penyakit gula, cara penyembuhan asam urat, penyembuhan asam urat, penyembuhan asam urat secara alami, pengobatan tradisional, pengobatan herbal, pengobatan diabetes, pengobatan stroke, cara pengobatan diabetes, pengobatan herbal diabetes, pengobatan alternatif diabetes, pengobatan herbal alami, pengobatan obat tradisional, pengobatan secara herbal, penyakit asam urat, obat penyakit asam urat, mengatasi penyakit asam urat, obat buat penyakit asam urat, diabetes melitus, cara mengobati diabetes, cara mengatasi diabetes, penyakit diabetes melitus, penyakit diabetes, cara mengobati penyakit diabetes, terapi diabetes, cara mengobati diabetes secara alami, jamu diabetes, menyembuhkan diabetes, cara mengatasi diabetes melitus, obat asam urat yang manjur, obat asam urat yang paling manjur, obat manjur untuk asam urat, obat kanker, obat tradisional kanker, obat kanker tradisional, obat asam lambung alami, obat lambung alami, obat alami lambung,  obat alami untuk asam lambung, obat sakit lambung alami, pengobatan tradisional sakit maag, cara pengobatan maag kronis, cara pengobatan maag, pengobatan sakit maag akut, cara pengobatan sakit maag, cara pengobatan sakit maag akut, pengobatan penyakit maag secara tradisional, obat maag mujarab, obat lambung mujarab, obat mujarab asam lambung, obat herbal mujarab, obat herbal ginjal, obat herbal untuk ginjal, obat herbal penyakit ginjal, obat ginjal herbal, herbal untuk ginjal, lambung luka, obat lambung luka, obat luka lambung kronis, Konsultasi, konsultan, konsultan spiritual, rohani, rohani islam, kebatinan, penasihat spiritual, Herbal, herbal asam urat, herbal diabetes, herbal untuk asam urat, herbal pelangsing, herbal untuk diabetes, herbal untuk ginjal, herbal untuk darah tinggi, ramuan tradisional, ramuan tradisional ejakulasi dini, ramuan herbal, ramuan obat tradisional, ramuan obat asam urat, ramuan obat rematik, ramuan obat diabetes, ramuan obat batuk, ramuan obat herbal, obat asam urat, obat radang tenggorokan, obat tradisional asam urat, obat tipes, obat tradisional, obat tradisional darah tinggi, obat tbc, obat tahan lama, pengobatan asam urat, pengobatan alternatif, pengobatan tbc, pengobatan sinusitis, pengobatan batu ginjal, pengobatan diabetes, pengobatan stroke, pengobatan herbal, pengobatan hepatitis, pengobatan hipertensi, pengobatan herbal diabetes, pengobatan herbal kanker payudara, pengobatan herbal diabetes, pengobatan herbal asam urat, pengobatan herbal ginjal, pengobatan herbal untuk diabetes, pengobatan herbal untuk sinusitis, pengobatan herbal hipertensi, jamu herbal, jamu herbal diabetes, jamu herbal untuk ejakulasi dini, jamu herbal penurun berat badan, Konsultan Indonesia, Jasa Konsultan, Ilmu Spiritual, Guru Spiritual, Obat Rematik, Penyakit Rematik, Rematik Asam Urat, Asam Urat, Gejala Rematik, Sakit Rematik, Herbal Rematik, Obat Asam Urat, Obat Rematik Tradisional, Obat Obat Herbal, Obat Herbal Asam , rat, Herbal Indonesia, Jamu Herbal, Obat, Obat Herbal, Obat Herbal Batuk, Diabetes Melitus, Obat , diabetes, Penyakit Diabetes, Penderita Diabetes, Diabetes Mellitus, Makanan Diabetes, Pengobatan , diabetes, Asam Urat Obat, Penyakit Asam Urat, Makanan Asam Urat, Kolesterol, Gejala Asam Urat, Herbal Asam Urat, Asam Urat Pantangan, Asam Urat Tinggi, Gejala Asam Urat, Obat Pelangsing, Herbal Pelangsing, Pelangsing Badan, Pelangsing Tubuh, Pelangsing Perut, Pelangsing Alami, Jamu Pelangsing, Obat Herbal Pelangsing, Obat Pelangsing Alami, Penyakit Ginjal, Gagal Ginjal, Batu Ginjal, Obat Ginjal, Sakit Ginjal. Gejala Ginjal, Fungsi Ginjal, Gejala Penyakit Ginjal, Obat Darah Tinggi, Tekanan Darah Tinggi, Tekanan Darah, Menurunkan Darah Tinggi, Makanan Darah Tinggi, Penyakit Darah Tinggi, Buah Darah Tinggi, Gula Darah Tinggi, Herbal Darah Tinggi, Makanan Darah Tinggi, Menurunkan Darah Tinggi, Obat Ramuan Tradisional, Obat Tradisional, Jamu Tradisional, Ramuan Jamu Tradisional, Ramuan Herbal, Penyakit Stroke, Obat stroke, Gejala Stroke, Stroke Ringan, Terapi Stroke, Penyebab Stroke, Obat Kanker Herbal, Obat Kanker, Herbal Kanker Payudara, Kanker Payudara, Herbal Untuk Kanker, Obat Kanker Payudara, Kanker Darah, Kanker Rahim, Herbal Obat Mata, Obat Mata, Herbal Untuk Mata, Herbal Mata Minus, Obat Sakit Mata, Obat Mata Minus, Obat Mata Alami, Obat Herbal Jantung, Obat Jantung, Herbal Untuk Jantung, Herbal Penyakit Jantung, Penyakit Jantung, Obat Penyakit Jantung, Herbal Jantung Koroner, Herbal Sakit Jantung, Jantung Koroner, Jantung Lemah, Obat Herbal Paru, Herbal Kanker Paru, Obat Paru Paru, Obat Herbal Stroke, Obat Stroke, Herbal Untuk Stroke, Penyakit Stroke, Obat Stroke Tradisional, Obat Herbal Pencernaan, Herbal Obat Maag, Obat Herbal, Obat Maag, Herbal Untuk Maag, Herbal Sakit Maag, Sakit Maag, Obat Sakit Maag, Herbal Maag Kronis, Herbal Obat Maag, Obat Alami Maag, Obat Kolesterol, Obat Herbal Kolesterol, Herbal Untuk Kolesterol, Herbal Asam Urat, Penurun Kolesterol Herbal, Penurun Kolesterol, Herbal Menurunkan Kolesterol, Menurunkan Kolesterol, Obat Alami Kolesterol, Obat Tumor Herbal, Obat Tumor, Herbal Untuk Tumor, Tumor Payudara, Obat Tumor Payudara, Obat Herbal Kanker, Herbal Tumor Otak